dfhg

Senin, 21 Juni 2010

untuk dia, DIA, dan untukku

Tuhan,
aku tidak menyesal setelah sayap mimpi ku patah dan usang oleh masa...
tapi aku berharap ada sayap baru yang menggantikan...
akh,
'pernahkah setidaknya dia sekedar berfikir untuk menggantikan sayap patahku, tuk temani aku terbang lagi menapaki tiap sudut mimpi indahku?'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar